24 Desember, 2008

Cinta... Love... Cinta... Love...

Tuhan ciptakan kita berpasangan bukan untuk saling bermusuhan namun untuk saling
mencintai, menyangi, dan untuk saling percaya… saling mengerti dikala sengit, saling percaya dikala jauh, dan selalu jujur dimanapun kita berada…

Tuhan berikan mata hanya untuk memandang orang yang kita cintai. Tidak ada yan lebih ganteng, gagah dan lebih..lebih..dan lebih.. selain orang yang kita cintai, tentunya dialah seorang??? pacar or suami kita…

Tuhan berikan hati hanyalah untuk dia, seorang yang kita kasihi, sayangi, dan berusaha menjaga kepercayaan dariNya agar kita tidak berpaling dariNya untuk selamanya…dan selalu meng "keep" cintanya di dalam hati "forever", walupun mungkin banyak laki2 yang lebih darinya namun dialah yang tetap dicintai dan disayangi di dunia ini…

tuhan berikan bibir untuk berbicara yang selalu membuatnya senang dan bahagia dengan kata2 lembut yang keluar dari bibir kita seperti.."i love u honey"… kata sayang dan support di kala ia senang, susah, sedih bahkan di kala ia koma sekalipun"i still loving u honey"… sehingga kalopun bisa ditoleran, malaikat pun bisa mengembalikan ia hidup kembali untuk aku…

bibir juga di ciptakan untuk selalu jujur padanya dalam keadaan apapun, karena cinta akan hilang seiring dengan kebohong2an yang telah kamu perbuat! walaupun ia bisa mengerti akan kebohongan mu…seiring waktu ia akan pergi meninggalkanmu, akibat kebohongan yang telah kamu perbuat..

so...
jagalah bibir ini agar tetap jujur! ^_^

Tuhan memberikan telinga untuk mendengarkan segala nasehat darinya dan pujian2 darinya dan selalu menyimpanya dalam hati…

Tuhan berikan tubuh yang molek bukan untuk dapat di rasakan setiap laki2 melainkan untuk di jaga untuknya, yaitu seorang yang kita cintai (suami)! karena seburuk2nya rupa kita, baginya kitalah yang tercantik…

Tuhan berikan kedua tangan untuk memeluknya di kala dingin, sedih dan membelainya di kala rindu menerpa… membuat segala sesuatu yang ia suka, dan memeluknya dengan erat di kala ia dalam bahaya…

143...143..143...12!!!! ^_^

Gratis...tis...tis...

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek, ia pun membaca tulisan itu, inilah isinya:

Untuk memotong rumput 2 Dinar

Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini 1 Dinar

Untuk pergi ke toko disuruh ibu ½ Dinar

Untuk menjaga adik waktu ibu belanja ½ Dinar

Untuk membuang sampah 1 Dinar

Untuk nilai yang bagus 3 Dinar

Untuk membersihkan dan menyapu halaman 2 Dinar

Jadi jumlah utang ibu adalah 8 ½ Dinar

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis

Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis

Mengobati dan mendoakan kamu, gratis

Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis

Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis

Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis

Anakku… kalau kamu menjumlahkan semuanya,

Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS

Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata, “Bu, aku sayng sekali sama ibu.” Kemudian ia mengambil pulpen, dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar:”LUNAS”

Bu, napa nangis???

Suatu ketika, seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah seorang wanita,nak." "Aku tak mengerti," kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tidak akan pernah mengerti..."

Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya,”Ayah, mengapa ibu menangis? Sepertinya ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?” sang ayah menjawab,”Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.” Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan,”Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,

“Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dalam rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi bagaimanapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan.”

TuJuH KaLiMaT

" Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buih laut "

  1. Mengucap BISMILLAH pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu
  2. Mengucap ALHAMDULILLAH pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu
  3. Mengucap ASTAGFIRULLAH jika lidah tersilap perkataan yang tidak patut
  4. Mengucap INSYA ALLAH jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok
  5. Mengucap LA HAULA WALA KUWATA ILLA BILLAH jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini
  6. Mengucap INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN jika menghadapi dan menerima musibah
  7. Mengucap LA ILAHA ILLA ALLAH MUHAMMAD RASULULLAH sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya
Hal ini tidak hanya untuk diingat tapi diamalkan dalam kehidupan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, amin…

Tahu...Tau...Tawu...

Ketahuilah Olehmu
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia.. Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih… Allah SWT sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja… Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon… Allah SWT selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi… Allah SWT punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan… Allah SWT dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan… Allah SWT sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur… Allah SWT telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. . Allah SWT telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi… Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap…
Allah SWT TAHU…….


Segala sesuatunya yang paling tahu dan paling mengerti siapa kita, jawabannya adalah Allah SWT. Serahkan dan pasrahkan semuanya kepada Nya,bukan hanya di saat kita merasa sedih tapi juga di saat kita senang.
Thanks buat Yamin dkk yang sudah membagi ini, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW (dari Abdullah bin ‘Amr RA), Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat…….