27 April, 2009

8 Langkah Perawatan Rambut Berkerudung


Agar tetap sehat, rambut berkerudung membutuhkan perawatan ekstra. Apa saja ya itu? Simak sejumlah tips praktis di bawah ini.
  1. Cuci rambut secara teratur 2-3 hari sekali. Gunakan sampo sesuai dengan jenis rambut. Atau setidaknya pilihlah sampo lembut yang dapat digunakan setiap hari. Pastikan rambut sudah kering sebelum menggunakan kerudung. Penggunaan kerudung saat rambut basah bisa membuat kepala pusing.
  2. Lakukan creambath seminggu sekali demi memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kulit kepala agar tetap sehat. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis rambut. Atau bila ingin menggunakan bahan alami, gunakan alpukat untuk jenis rambut kering, jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe, sementara ginseng dipercaya dapat menguatkan akar rambut. Caranya, keramas sampai bersih. Olesi permukaan kulit kepala dengan krim atau bahan alami tersebut sambil melakukan pijatan di sekitar kulit kepala. Kemudian, bungkus kepala dengan handuk panas selama 15 menit atau gunakan alat khusus yang berfungsi untuk menguapkan. Terakhir, cuci bersih dan berikan tonik sebagai vitamin pada rambut.
  3. Berikan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Gunakan masker siap pakai yang sesuai dengan jenis rambut (biasanya tersedia di toko-toko kosmetik). Caranya, keramas hingga bersih, kemudian oleskan masker di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih.
  4. Jaga keharuman rambut dengan ratus. Menggunakan kerudung atau jilbab membuat rambut tertutup dan kerap menimbulkan bau yang tidak sedap karena lembab. Untuk itu, rambut dapat diratus setiap sebulan sekali agar lebih harum dan mengembang. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan (bahan bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik).
  5. Untuk menjaga kesehatan rambut, pilih kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Pilihlah warna terang atau putih. Hindari berkreasi dengan kerudung yang berlapis-lapis. Kerudung sebaiknya tidak lebih dari 4 lapis. Semakin tebal kerudung membuat rambut semakin sulit "bernapas".
  6. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas, sedangkan serum antirontok cukup dua minggu sekali.
  7. Untuk memudahkan penataan rambut berkerudung, pilih potongan rambut praktis. Hindari rambut terlalu panjang atau potongan berponi. Poni hanya akan membuat repot yang bersangkutan karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. Sementara rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Ikatlah rambut, namun jangan terlalu ketat.
  8. Konsumsi sayuran dan buah yang kaya akan vitamin C untuk regenerasi sel-sel rambut dan kulit kepala.
Narasumber: Sari Sarosa, dari Annisa Salon, Pondok Gede, Jakarta.

26 April, 2009

Hey, I'm Back!!!!


Whoa....setelah sekian lama, akhirnya punya waktu juga untuk nge-post di blog gila ini!!! hahahaha........... dah lama banget ya???? sejak kapan ya ga nge-post disini? kayaknya terakhir ngepost desember 2008 deh!! hahaha.... Well, minggu ini sibuk banget! banyak tugas kuliah dari dosen, soalnya kurang lebih 3 minggu lagi udah final test. btw, wish me Luck in final test ya! sebenernya skarang lagi ngerjain tugas mikroekon...biasalah, making summary...ngebosenin banget deh... masa' sih harus tulis tangan! hhh..... Mmmmm...pengen nulis tentang sesuatu, tapi ga ada inspirasi. Lagi blank nih! yawdah, kapan2 aja ya... nanti kalo udah slesai final test, aq bakal exist again di blok ini.... biasa boooo'... mo berbagi cerita with all of uuuuuuuuuu....... (^^;) Well....see ya friends!!

24 Desember, 2008

Cinta... Love... Cinta... Love...

Tuhan ciptakan kita berpasangan bukan untuk saling bermusuhan namun untuk saling
mencintai, menyangi, dan untuk saling percaya… saling mengerti dikala sengit, saling percaya dikala jauh, dan selalu jujur dimanapun kita berada…

Tuhan berikan mata hanya untuk memandang orang yang kita cintai. Tidak ada yan lebih ganteng, gagah dan lebih..lebih..dan lebih.. selain orang yang kita cintai, tentunya dialah seorang??? pacar or suami kita…

Tuhan berikan hati hanyalah untuk dia, seorang yang kita kasihi, sayangi, dan berusaha menjaga kepercayaan dariNya agar kita tidak berpaling dariNya untuk selamanya…dan selalu meng "keep" cintanya di dalam hati "forever", walupun mungkin banyak laki2 yang lebih darinya namun dialah yang tetap dicintai dan disayangi di dunia ini…

tuhan berikan bibir untuk berbicara yang selalu membuatnya senang dan bahagia dengan kata2 lembut yang keluar dari bibir kita seperti.."i love u honey"… kata sayang dan support di kala ia senang, susah, sedih bahkan di kala ia koma sekalipun"i still loving u honey"… sehingga kalopun bisa ditoleran, malaikat pun bisa mengembalikan ia hidup kembali untuk aku…

bibir juga di ciptakan untuk selalu jujur padanya dalam keadaan apapun, karena cinta akan hilang seiring dengan kebohong2an yang telah kamu perbuat! walaupun ia bisa mengerti akan kebohongan mu…seiring waktu ia akan pergi meninggalkanmu, akibat kebohongan yang telah kamu perbuat..

so...
jagalah bibir ini agar tetap jujur! ^_^

Tuhan memberikan telinga untuk mendengarkan segala nasehat darinya dan pujian2 darinya dan selalu menyimpanya dalam hati…

Tuhan berikan tubuh yang molek bukan untuk dapat di rasakan setiap laki2 melainkan untuk di jaga untuknya, yaitu seorang yang kita cintai (suami)! karena seburuk2nya rupa kita, baginya kitalah yang tercantik…

Tuhan berikan kedua tangan untuk memeluknya di kala dingin, sedih dan membelainya di kala rindu menerpa… membuat segala sesuatu yang ia suka, dan memeluknya dengan erat di kala ia dalam bahaya…

143...143..143...12!!!! ^_^

Gratis...tis...tis...

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek, ia pun membaca tulisan itu, inilah isinya:

Untuk memotong rumput 2 Dinar

Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini 1 Dinar

Untuk pergi ke toko disuruh ibu ½ Dinar

Untuk menjaga adik waktu ibu belanja ½ Dinar

Untuk membuang sampah 1 Dinar

Untuk nilai yang bagus 3 Dinar

Untuk membersihkan dan menyapu halaman 2 Dinar

Jadi jumlah utang ibu adalah 8 ½ Dinar

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis

Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis

Mengobati dan mendoakan kamu, gratis

Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis

Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis

Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis

Anakku… kalau kamu menjumlahkan semuanya,

Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS

Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata, “Bu, aku sayng sekali sama ibu.” Kemudian ia mengambil pulpen, dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar:”LUNAS”

Bu, napa nangis???

Suatu ketika, seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah seorang wanita,nak." "Aku tak mengerti," kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tidak akan pernah mengerti..."

Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya,”Ayah, mengapa ibu menangis? Sepertinya ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?” sang ayah menjawab,”Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.” Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan,”Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,

“Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dalam rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi bagaimanapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan.”