Selasa, 21 Oktober 2008 07:18 WIB
NEW YORK, SENIN - Saham-saham Wall Street naik tajam pada Senin (20/10) waktu setempat, di tengah indikasi kemungkinan pemerintah akan meluncurkan paket stimulus fiskal kedua untuk mendorong perekonomian AS.
Ketua Federal Reserve Ben Bernanke dalam sebuah testimoni di hadapan Kongres mengatakan, paket stimulus lain "tampaknya tepat". Juru bicara wanita Gedung Putih Dana Perino mengatakan bahwa Presiden George W Bush "membuka pemikiran" terhadap gagasan tersebut. Sebuah paket stimulus ekonomi pada Februari membelanjakan 152 miliar dollar AS, sebagian besar dari jumlah itu diberikan melalui pajak kredit kepada para pembayar pajak individu.
Sementara sebuah lembaga riset swasta yang berbasis di New York, Conference Board, mengatakan indeks dari indikator-indikator utama ekonomi meningkat 0,3 persen pada September, untuk pertama kalinya naik dalam lima bulan terakhir.
Indeks saham blue-chip Dow Jones Industrial Average melonjak 413,21 poin, atau 4,67 persen menjadi 9.265,43. Indeks Standard & Poor’s 500 meningkat 44,85 poin, atau 4,77 persen, menjadi 985,4. Indeks komposit Nasdaq naik 58,74 poin, atau 3,43 persen menjadi 1.770.03.
Pekan lalu, indeks Dow meningkat 4,8 persen, kenaikan mingguan terbesar sejak 2003, dan S&P 500 naik 4,6 persen, terbesar sejak February. Kedua indikator utama tersebut masih turun lebih dari 30 persen tahun ini, di tengah berlangsungnya kekhawatiran bahwa Amerika Serikat sedang menghadapi sebuah resesi.
Di pasar uang, dollar AS naik tipis terhadap mata uang Jepang menjadi 101,96 yen dari 101,69 yen pada Jumat. Dollar AS naik terhadap euro menjadi 74,94 sen euro dari 74,57 sen euro.
EDJ
Sumber : Ant

Tidak ada komentar:
Posting Komentar