06 Oktober, 2008

AWAL DARI KESUKSESAN

Perbedaan orang yang sukses dengan orang yang gagal terletak pada cara menyikapi kegagalan tersebut. Orang yang gagal, begitu ia jatuh, ia tak mau bangkit lagi. Sedangkan orang yang sukses, begitu jatuh, ia akan berusaha untuk bangkit kembali. Filosofi keluarga Tionghoa, belum mau putus asa sebelum gagal tiga kali. Sedangkan orang Jepang, belum mau putus asa sebelum gagal tujuh kali. Hal tersebut merupakan cara mereka menyikapi kegagalan.
Ketika saya gagal memasuki perguruan tinggi yang saya idam-idamkan, yaitu Universitas Tokyo jurusan Farmasi, maka saya menerima dengan lapang ketika diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin jurusan Akuntansi. Saya mencoba menyikapi hal tersebut dengan mental positif. Mungkin Allah menghendaki saya untuk menjadi seorang akuntan, bukan apoteker. (hahahaha.....kacian banget yach!! Eh, tapi FE-UH akuntansi adalah pilihan pertama saya waktu tes UMB kemaren Lho!) Alhamdulillah....setidaknya saya masih diberi kesempatan untuk bisa kuliah,meskipun hanya di Makassar! (Huehehehehe...)Setiap kegagalan selalu ada sisi positifnya. Bila kita telah mengetahui sisi positifnya atau kita bersikap mental positif, maka itulah awal dari kesuksesan.

Tidak ada komentar: